Tampilkan postingan dengan label Cermin (Cerita Menarik). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cermin (Cerita Menarik). Tampilkan semua postingan

Sabtu, 23 April 2011

Seorang Anak 6Th Melindungi Adiknya Dari Serbuan Anjing

Seorang anak berumur 6 tahun di Florida sudah mulai pulih setelah dianiaya oleh gerombolan anjing saat melindungi adiknya yg berumur 4 tahun dan anak-anak lain dari serangan anjing.

pada saat itu Timo Peres dan adiknya Carlos yg berumur 4 tahun serta tetangganya sedang bermain belakang rumah mereka pada hari Kamis di Homestead, Florida, ketika itu tiba2 gerombolan anjing lari dari sebuah halaman di seberang jalan

gerombolan anjing itu menyerang, dan Timo langsung menyembunyikan adik dan tmannya di bawah truk diparkir dan menggunakan tubuhnya sebagai perisai.

"Aku ingin menyelamatkan adikku, Kemudian anjing-anjing itu mulai menyerang saya." "kata pahlawan kecil tersebut.

Gerombolan anjing lngsung menganiaya anak2 itu, menggigit dia di kepala dan bahu, melihat hal itu ayahnya berlari dan memukul binatang itu dengan sekop, mengejar dia pergi.

Dia dilarikan ke rumah sakit terdekat, di mana dokter harus luka pokok di kepalanya, lengan dan bahu tertutup. Dia dibebaskan pada hari Sabtu.


Kisah nyata Christian, seekor singa yang luar biasa

Benarkah hewan buas juga mempunyai loyalitas dan ingatan terhadap majikannya? kelihatannya iya. Pada tahun 70-an,seekor singa bernama Christian berhasil menggemparkan dunia dengan kisahnya. Kejadian ini nyata membuktikan bahwa seekor singa juga mempunyai perasaan yang sama seperti manusia. Mereka juga mempunyai memory, kasih sayang, cinta, rasa rindu, dan kesetiaan.

Kisah ini mengajak kita untuk lebih menghargai arti dari persahabatan yang sesungguhnya.

Begini Kisahnya...
Christian,adalah seekor singa yang menjadi korban kejahatan pemburu gelap yang kemudian diperdagangkan di blackmarket. Sedangkan nasib ibu atau saudara Christian tidak diketahui, apakah mereka juga ikut tertangkap, mati terbunuh atau sudah terjual.

Pada tahun 1969, Anthony Bourke dan John Rendall, dua orang sahabat, terkejut ketika menemukan seekor anak singa berusia 6 bulan di toko binatang Harrods yang sedang kesepian.

Kondisi bayi singa itu sungguh menyedihkan. Si singa kecil dikurung didalam sebuah jeruji yang sangat kecil. Suara parau sang singa kecil menyentuh hati kedua pemuda ini dan lalu mereka membelinya dan memberikan nama Christian pada bayi singa itu. Mereka bertiga akhirnya tinggal disebuah rumah di London.

Mereka pun memperlakukan Christian seperti layaknya sahabat. Mereka bermain bola bersama, makan bersama, nonton bersama dan jalan-jalan bersama. Mereka menjadi tiga sosok sahabat yang tidak terpisahkan.

 
Sembilan bulan telah berlalu,Christian telah menjelma menjadi singa dewasa dan lingkungan rumah mereka yang kecil tidak cocok lagi untuk Christian untuk berlari-lari bebas seperti halnya waktu ia kecil dahulu. Ditambah lagi dengan tetangga yang resah dan ketakutan melihat sosok seekor singa jantan besar berlarian dilingkungan mereka.

Walaupun sedih, Anthony dan John memutuskan untuk mengembalikan Christian ke Kenya, Afrika, di bawah pengawasan ahli hewan buas untuk mengembalikan sifat alami Christian dari “sahabat manusia” menjadi hewan buas. Jika tidak, Christian tidak akan dapat bertahan di alam liar.

Persahabatan diatas segalanyaSelama beberapa bulan Christian di karantina di Afrika, para ahli meminimalisir kontak Christian dengan manusia terutama dengan pemiliknya. Selama itu, kata pengawas, Christian tampak murung dan sedih. Berkali-kali ia mengaum parau, mungkin memanggil kedua majikan sekaligus sahabatnya, John dan Anthony.
Meski John dan Anthony ingin menemui Christian, akan tetapi para pakar melarangnya, karena dikhawatirkan dengan keahdiran mereka berdua akan menghambat proses pengembalian insting alamiah singa sebagai hewan liar yang bebas dan ganas.

Akhirnya, Christian berhasil menemukan jati dirinya sebagai seekor singa jantan. Ia pun dilepaskan kealam bebas walaupun masih dipantau oleh para ahli. Awalnya, Christian mendapat kesulitan untuk menentukan wilayah kekuasaannya dan membuat kawanan, karena beberapa wilayah tersebut sudah dikuasai oleh singa jantan lainnya dan tentu saja para singa betina sudah dikuasai oleh para singa jantan tersebut. Christian memerlukan kawanan.

Karena seekor singa tidak akan bisa bertahan tanpa kawanan. Biasanya, dalam satu kawanan sedikitnya terdiri dari 3 ekor singa, satu jantan dua betina. Karena dalam kawanan hanya boleh dipimpin oleh satu singa jantan. Semakin kuat sang singa jantan tersebut maka akan makin banyak singa betina lainnya yang bergabung dalam kawanan tersebut. Oleh karena itu, para singa jantan muda akan keluar dari kelompok mereka lalu membentuk kelompok sendiri diwilayah lain.

Inilah masalah pertama yang harus dihadapi oleh Christian. Ia harus membentuk kelompok agar bisa bertahan hidup. Karena, singa tidak akan bisa berburu jika hanya sendirian. Perburuan yang mereka lakukan selalu dalam bentuk kerjasama kelompok yang kompak.

Para singa betina bertugas untuk mengejar dan membuat lelah si mangsa, jika mangsa sudah lelah maka sang singa jantan akan melakukan tindakan final untuk mengakhiri nyawa si mangsa dengan menggigit leher si mangsa sampai mati atau istilahnya “finishing touch”. Semakin besar jumlah singa dalam satu kawanan, maka semakin besar ukuran mangsa mereka. Seperti badak, gajah, banteng dan lain-lain.

Karena itu, John dan Anthony sangat mencemaskan keadaan Christian. Karena tidak jarang para singa jantan akan mati dalam perkelahian untuk mendapatkan atau mempertahankan wilayah atau kawanan dengan singa jantan lainnya, atau mati terbunuh oleh mangsa buruan mereka.

Persahabatan dan cinta
Jika singa jantan tidak hati-hati dan menyerang si mangsa tidak tepat pada waktunya (si mangsa belum kelelahan) maka tak ayal lagi singa jantan akan mati di banting ke batu ketika mangsanya memberontak saat lehernya digigit oleh si singa jantan, diinjak atau bahkan diserang balik oleh sang mangsa.

Akan tetapi, laporan-laporan yang mereka dapatkan dari si pengawas menunjukkan perkembangan positif yang berhasil dicapai oleh Christian. Christian berhasil mendapatkan kawanan dan bahkan ia berhasil menjadi ketua kawanan yang dalam jumlah yang besar. Perkembangan Christian ini sedikit melegakan hati John dan Anthony.

Setelah satu tahun lebih mereka berpisah, akhirnya John dan Anthony memutuskan untuk mengunjungi Christian di Afrika. Ahli singa dan pengurus hutan lindung di Afrika mengatakan bahwa Christian sudah hidup bersama singa-singa lainnya dan menjadi liar. Dan pengurus hutan lindung itu juga mengatakan kalau Christian tidak akan mengenali John Rendall dan Anthony. Mereka semua melarang mereka untuk menemui Christian, Karena singa itu tidak akan mengingat mereka lagi dan tentu saja akan mengakibatkan kematian terhadap mereka berdua.

Anthony dan John tidak perduli. Mereka percaya, ikatan persahabatan yang terjalin diantara mereka bertiga sangat dalam. Christian tidak akan menyerang mereka. Christian pasti tetap mengingat mereka berdua.Akhirnya mereka memutuskan untuk berangkat ke hutan Afrika dan mencari Christian. Salah satu orang teman mereka tertarik dengan kejadian ini dan ikut bersama mereka untuk merekam pertemuan ini.

Setelah berjam-jam pencarian, akhirnya mereka menemukan Christian di dekat daerah pegunungan. Teman John dan Anthony yang merekam kejadian ini menahan nafas tegang ketika ia melihat sesosok singa jantan besar yang berlari menuruni batu-batuan disana dan berlari kearah mereka. Hanya John dan Anthony saja yang bersikap santai dan tersenyum lebar seolah-olah menyambut teman lama mereka.

Sesuai dengan dugaan John dan Anthony, Christian tidak melupakan mereka. Christian terlihat sangat gembira melihat dua wajah manusia yang sangat ia cintai itu. Christian bergantian memeluk dan mencium wajah John dan Anthony bertubi-tubi sebagaimana kebiasaannya ketika ia kecil dahulu. Ketiga sahabat dekat itu akhirnya bertemu kembali dan mereka bercengkerama satu sama lainnya selama berjam-jam dan kemudian berpisah lagi
.

  
   
Coba lihat deh video rekaman kejadian waktu mereka bertemu kembali itu..,bener-bener mengharukan. (_ _')


See..? Singa,sang penguasa hutan saja bisa benar-benar menghargai arti dari persahabatan. Seharusnya kita bisa melebihinya kan..?

Selasa, 12 April 2011

Kisah Seekor Kadal Yang Terjepit Selama 10 Tahun

Ini sebuah kisah nyata yang terjadi di Jepang. Ketika sedang merenovasi sebuah rumah, pemilik rumah itu mencoba merobohkan tembok.

Rumah di Jepang biasanya memiliki ruang kosong diantara tembok yang terbuat dari kayu. Ketika tembok mulai roboh, dia menemukan seekor kadal terperangkap diantara ruang kosong itu karena kakinya melekat pada sebuah paku. Dia merasa kasihan sekaligus penasaran. Lalu ketika dia mengecek paku itu, ternyata paku tersebut telah tertancap disitu 10 tahun lalu ketika rumah itu pertama kali dibangun.Dalam benaknya ia bertanya, Apa yang terjadi? Bagaimana kadal itu dapat bertahan dengan kondisi terperangkap selama 10 tahun?
Dalam keadaan gelap, tanpa bergerak sedikitpun, itu adalah sesuatu yang mustahil dan tidak masuk akal. Orang itu lalu berpikir, bagaimana kadal itu dapat bertahan hidup selama 10 tahun tanpa berpindah dari tempatnya sejak kakinya melekat pada paku itu!

Orang itu lalu menghentikan pekerjaannya dan memperhatikan kadal itu, apa yang dilakukan dan apa yang dimakannya hingga dapat bertahan. kemudian, tidak tahu darimana datangnya, seekor kadal lain muncul dengan makanan di mulutnya …. astaga!!

Orang itu merasa terharu melihat hal tersebut. Ternyata ada seekor kadal lain yang selalu memperhatikan kadal yang terperangkap itu selama 10 tahun. Sungguh ini sebuah cinta…cinta yang indah. Cinta dapat terjadi bahkan pada hewan yang kecil seperti dua ekor kadal itu. apa yang dapat dilakukan oleh cinta? tentu saja sebuah keajaiban. Bayangkan, kadal itu tidak pernah menyerah dan tidak pernah berhenti memperhatikan pasangannya selama 10 tahun. bayangkan bagaimana hewan yang kecil itu dapat memiliki karunia yang begitu menganggumkan.

Minggu, 10 April 2011

Kisah Besi Dan Air

Ada dua buah benda yang bersahabat karib yaitu besi dan air. Besi seringkali berbangga akan dirinya sendiri. Ia sering menyombong kepada sahabatnya : “lihat ini aku, aku kuat dan keras. aku tidak seperti kamu yang lemah dan lunak.” Air hanya diam saja mendengar tingkah sahabatnya.Suatu hari besi menantang air berlomba untuk menenembus suatu gua dan mengatasi segala rintangan yang ada di sana. Aturannya : “barang siapa dapat melewati gua itu dengan selamat tanpa terluka maka ia dinyatakan menang.”

Rintangan pertama mereka ialah mereka harus melalui penjaga gua itu yaitu batu-batu yang keras dan tajam. Besi mulai menunjukkan kekuatannya, ia menabrakkan dirinya ke batu-batu itu. Tetapi karena kekerasannya, batu-batuan itu mulai runtuh menyerangnya dan besipun banyak terluka disana sini karena melawan batu-batuan itu.

Air melakukan tugasnya, ia menetes sedikit demi sedikit untuk melawan bebatuan itu, ia dengan lembut mengikis bebatuan itu sehingga bebatuan lainnya tidak terganggu, ia hanya melubangi seperlunya saja untuk lewat tetapi tidak merusak yang lainnya.

Score air dan besi 1:0 untuk rintangan ini atas kemenangan air.

Rintangan kedua mereka ialah mereka harus melalui berbagai celah sempit untuk tiba di dasar gua.
Besi mengubah dirinya menjadi mata bor yang kuat dan ia mulai berputar untuk menembus celah-celah itu. Tetapi celah-celah itu cukup sulit untuk ditembus, semakin keras ia memutar memang celah itu semakin hancur tetapi ia pun juga semakin terluka.

Air dengan santainya merubah dirinya mengikuti bentuk celah-celah itu. Ia mengalir santai dan karena bentuknya yang bisa berubah ia bisa dengan leluasa tanpa terluka mengalir melalui celah-celah itu.

Score air dan besi 2:0.

Rintangan ketiga ialah mereka harus dapat melewati suatu lembah dan tiba di luar gua.
Besi kesulitan mengatasi rintangan ini, ia tidak tahu harus berbuat apa, dan akhirnya ia berkata kepada air : “Score kita 2:0, aku akan mengakui kehebatanmu jika engkau dapat melalui rintangan terakhir ini!”.

Airpun segera menggenang sebenarnya ia pun kesulitan mengatasi rintangan ini, tetapi kemudian air membiarkan sang matahari membantunya untuk menguap. Ia terbang dengan ringan menjadi awan, kemudian dengan bantuan angin yang meniupnya keseberang dan mengembunkannya maka air turun sebagai hujan.

Air menang telak atas besi dengan score 3:0.

Pelajaran yang kita dapatkan dari sini, jadikanlah hidupmu seperti air. Air dapat memperoleh sesuatu dengan kelembutannya tanpa merusak dan mengacaukan karena dengan sedikit demi sedikit ia bergerak tetapi ia dapat menembus bebatuan yang keras.

Ingat, hati seseorang hanya dapat dibuka dengan kelembutan dan kasih, bukan dengan paksaan dan kekerasan. Kekerasan hanya menimbulkan dendam dan paksaan hanya menimbulkan keinginan untuk membela diri.

Air selalu merubah bentuknya sesuai dengan lingkungannya, ia fleksibel dan tidak kaku karena itu ia dapat diterima oleh lingkungannya. Dan sekalipun air mengalami suatu kemustahilan untuk mengatasi masalahnya, ia tidak mengandalkan kekuatannya sendiri. Sehingga ia mengalami mujizat, dan dikaruniakan kemampuan untuk merubah dirinya menjadi uap.

Kasih Yang Tersembunyi

Hari itu suamiku beruntung mendapatkan tiket untuk kembali ke rumah orang tuaku. Ketika naik bus ternyata telah ada seorang wanita duduk di tempat duduk kami. Suami memintaku duduk dulu di sampingnya namun tidak meminta wanita ini berdiri. Ketika kuperhatikan ternyata kakinya ada sedikit cacat, barulah kutau kenapa suamiku memberikan tempat duduknya.
Suamiku terus berdiri dari Jiayi sampai Taipei, sejak awal tidak ada memberi tanda kalau itu adalah tempat duduknya. Setelah turun dari bus, saya berkata pada suami:
“Memberikan tempat duduk pada orang yang butuh memang baik, namun pertengahan perjalanan Jiayi sampai Taipei kan boleh memintanya berdiri agar gantian kamu yang duduk.”
Suamiku menjawab,“Dia sudah tidak nyaman seumur hidupnya, sedangkan aku hanya kurang nyaman selama 3 jam saja.”
Mendengar perkataan ini saya sangat terharu sebab telah mendptkan suami yang sedemikian baik, namun tidak mau orang lain tau akan kebaikan hatinya. Itu membuat diriku merasakan dunia seketika penuh dengan kehangatan.

Jika pola berpikir dapat diubah, dunia mungkin akan terasa berbeda. Setiap hal dalam kehidupan ini bisa saja berubah, tergantung dari bagaimana cara kita berpikir dan bagaimana cara kita mengubahnya.
Kita tidak mungkin berhasil dalam waktu 3 menit, namun asalkan mau berusaha, mungkin dalam 1 menit saja kehidupan sudah menjadi berbeda.

Jangan jemu-jemu untuk mempraktekkan kasih, walau hanya melalui tindakan sederhana.

Hikmah Dari Si Penerobos Lampu Merah

Dari kejauhan, lampu lalu-lintas di perempatan sudah menyala kuning. Jack segera menekan pedal gas kendaraannya.
Meski bimbang, Jack pun terus melaju.

Priii…it! seorang polisi memintanya berhenti, ia melihat siapa polisi itu. Ternyata polisi itu adalah Bob, temannya semasa SMA dulu. Dalam hati, Jack pun lega.

“Duh, sepertinya saya kena tilang nih? Saya memang agak buru-buru. Istri saya sedang menunggu di rumah, hari ini Ia ulang tahun, dan anak-anak sudah menyiapkan segala sesuatunya. Tentu aku tidak boleh terlambat, dong.”
“Saya mengerti. Tapi, sebenarnya kami sering memperhatikanmu melintasi lampu merah di persimpangan ini.”

Dengan ketus Jack akhirnya menyerahkan SIM lalu masuk ke dalam kendaraan dan menutup kaca jendelanya. Beberapa saat kemudian Bob mengetuk kaca jendela. Jack memandangi wajah Bob dengan penuh kecewa. Dibukanya kaca jendela itu sedikit, cukup untuk memasukkan surat tilang. Setelah memberikan surat tilang, Bob kembali ke posnya.

Jack mengambil surat tilang. Tapi, ternyata SIMnya dikembalikan bersama sebuah nota. Penasaran dengan nota itu, Jack buru-buru membuka dan membaca nota yg berisi tulisan tangan Bob.

“Halo Jack, Tahukah kamu Jack, aku dulu mempunyai seorang anak perempuan. Sayang, Ia sudah meninggal tertabrak pengemudi yang ngebut menerobos lampu merah. Pengemudi itu dihukum penjara selama 3 bulan. Begitu bebas ia bisa bertemu dan memeluk ketiga anaknya lagi. Sedangkan anak kami satu-satunya sudah tiada. Kami masih terus berusaha dan berharap agar Tuhan berkenan mengkaruniai seorang anak agar dapat kami peluk. Doakan agar permohonan kami terkabulkan.. Berhati2lah.. dari Bob.”

Jack terhenyak. Ia segera keluar dari kendaraan mencari Bob, namun Bob sudah meninggalkan posnya. Sepanjang jalan pulang ia mengemudi perlahan dengan hati galau sambil berharap kesalahannya dimaafkan.

Apa hikmah yang bisa diambil?

Ditulis oleh luxboy

Kasih Seorang Ibu Tua, Membuat Dunia Serasa Hangat

Seorang gadis di halte melihat seorang Ibu tua turun dari bis. Ibu itu tersenyum kepadanya & keduanya terlibat dalam pembicaraan sambil menunggu bus.

Ketika gadis itu menanyakan arah tujuan Ibu itu, ia terkejut & bertanya: “Bukankah Ibu tadi naik bus yang seharusnya menuju arah rumah Ibu? Kenapa Ibu malah turun?”
Ibu itu akhirnya bercerita. Rupanya di halte sebelumnya, naik seorang pemuda pincang. Karena tdk ada bangku kosong, pemuda yg tampak kelelahan itu hanya bisa berdiri saja.

Didorong oleh rasa iba, Ibu itu ingin memberikan tempat duduknya.

Tapi melihat wajah keras pemuda itu, Ia beranggapan tentu pemuda itu menolak karena usianya jauh lebih muda.

Agar tidak sampai menyinggung perasaan & harga diri pemuda itu, akhirnya ia memutuskan turun di halte berikutnya agar pemuda itu bisa menempati tempat duduknya.

Akhirnya mengertilah gadis itu kenapa Ibu tua itu turun dari bus yg sudah betul jurusannya.

Pesan Moral
Sungguh betapa besar kasih Ibu tua itu. Beliau ternyata juga sangat bijak sekali, sampai memikirkan perasaan pemuda yg ingin dibantunya.Seandainya kita bisa seperti Ibu tua itu, bukankah dunia ini akan menjadi lebih indah?
Ditulis oleh luxboy

Belajar Menghargai Diri Sendiri

Pernahkah kita mendengar kisah Helen Keller? Dia adalah seorang perempuan yang dilahirkan dalam kondisi
buta dan tuli. Karena cacat yang dialaminya, dia tidak bisa membaca, melihat, dan mendengar.

Helen Keller lahir di Tuscumbia, Alabama, 27 Juni 1880 dan meninggal di Easton, Connecticut, pada 1 Juni 1968 pada umur 87 tahun.

Helen adalah pemenang dari Honorary University Degrees Women’s Hall of Fame, The Presidential Medal of Freedom, The Lions Humanitarian Award, bahkan kisah hidupnya meraih 2 piala Oscar. Helen Keller juga menulis artikel serta buku-buku terkenal, diantaranya The World I Live In dan The Story of My Life (diketik dengan huruf biasa dan Braille), yang menjadi literatur klasik di Amerika dan diterjemahkan ke dalam 50 bahasa.

Ia berkeliling ke 39 negara untuk berbicara dengan para presiden, mengumpulkan dana untuk orang-orang buta dan tuli. Ia mendirikan American Foundation for the Blind dan American Foundation for the Overseas Blind.

Saya yakin, tidak ada seorangpun di dunia ini yang menginginkan lahir dalam kondisi seperti itu. Seandainya Helen Keller diberi pilihan, pasti dia akan memilih untuk lahir dalam keadaan normal. Namun siapa sangka, dengan segala kekurangannya, dia memiliki semangat hidup yang luar biasa, dan tumbuh menjadi seorang
legendaris.

Dengan segala keterbatasannya, ia mampu memberikan motivasi dan semangat hidup kepada mereka yang memiliki keterbatasan seperti cacat, buta dan tuli.

Ia mengharapkan, semua orang cacat seperti dirinya mampu menjalani kehidupan sebagaimana manusia normal lainnya, meski itu teramat sulit dilakukan.

Ada sebuah kalimat fantastis yang pernah diucapkan Helen Keller yang membuat saya sadar akan artinya “Menghargai Setiap Apa Yang Ada Dalam Diri Saya”:


”It would be a blessing if each person could be blind and deaf for a few days during his grown-up live. It would make them see and appreciate their ability to experience the joy of sound”.

Artinya: Adalah sebuah anugrah bila setiap orang buta dan tuli beberapa hari saja. Dengan demikian, setiap orang akan lebih menghargai hidupnya. Terutama saat mendengar suara dan melihat sekelilingnya.

Sekarang, coba kita bayangkan sejenak. Andai kita menjadi seorang yang buta dan tuli selama 2 atau 3 hari saja! Tutup mata dan telinga selama 2-3 hari, jangan biarkan diri kita melihat atau mendengar apapun. Selama beberapa hari itu kita tidak bisa melihat indahnya dunia, tidak bisa melihat terangnya matahari, birunya langit, dan bahkan tidak bisa menikmati musik, radio dan acara tv kesayangan.

Bagaimana perasaan kita ? Apakah beberapa hari cukup berat? Bagaimana kalau dikurangi dua atau tiga jam saja? Saya yakin hal ini akan mengingatkan siapa saja, bahwa betapa sering kita terlupa untuk bersyukur atas apa yang kita miliki. Kesempurnaan yang ada dalam diri kita.

Seringkali yang terjadi dalam hidup kita adalah keluhan demi keluhan. Hingga tidak pernah menghargai apa yang sudah kita miliki. Padahal bisa jadi, apa yang kita miliki merupakan kemewahan yang tidak pernah bisa dinikmati oleh orang lain.

Coba kita renungkan, bagaimana orang yang tidak memiliki kaki? Maka berjalan adalah sebuah kemewahan yang luar biasa baginya.

Helen Keller pernah mengatakan, seandainya ia diijinkan bisa melihat satu hari saja, maka ia yakin akan mampu melakukan banyak hal, termasuk membuat sebuah tulisan yang menarik.

Dari sini kita bisa mengambil pelajaran, jika kita mampu menghargai apa yang kita miliki, hal-hal yang sudah ada dalam diri kita, tentunya kita akan bisa memandang hidup dengan lebih baik. Kita akan jarang mengeluh dan jarang merasa susah!

Menghargai diri sendiri adalah salah satu perwujudan rasa syukur kita, atas nikmat dan karunia yang telah diberikan oleh tuhan YME kepada kita.. BERSYUKURLAH!!!

Ditulis oleh Nenglya
 
Fashion Trend © 2011 | All Rights Reserved | About | Privacy Policy | Contact | Sitemap