Tampilkan postingan dengan label Sperma. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sperma. Tampilkan semua postingan

Jumat, 26 April 2013

Tips dan Cara Agar Biar Sperma Subur agar Pasangan Cepat Hamil

 Tips dan Cara Agar Biar Sperma Subur agar Pasangan Cepat HamilMAU punya sperma subur? Sering-sering pakai sarung. Apa hubungannya? Menurut sebuah studi yang dilakukan di Skotlandia, pria Skotlandia yang memakai kilt (pakaian tradisional pria Skotlandia seperti rok) akan lebih subur daripada pria yang memakai celana.

Studi yang diterbitkan dalam Scottish Medical Journal ini menyebutkan bahwa memakai kilt membuat skrotum tetap dingin, sehingga kualitas sperma lebih baik, seperti dilansir Terra Femina.

Dr Erwin Kompanje yang memulai penelitian menjelaskan, memakai kilt (atau sarung kalau di Indonesia) membuat sirkulasi udara di bagian bawah tubuh berjalan dengan baik, sehingga menguntungkan produksi sperma.

Memakai celana yang ketat buruk bagi kesuburan karena dapat meningkatkan suhu testis sebesar 3,5 derajat. Menurut Erwin Kompanje, menurunnya pria subur di Skotlandia dalam 50 tahun terakhir dapat dijelaskan karena pria masa kini lebih sering menggunakan celana daripada kilt.

Mengenakan kilt juga akan membuat pria menjadi lebih dekat dengan tubuhnya, merasa lebih kejantanan dan bebas, serta dapat pula menjadi senjata rayuan massa.

Semoga berguna
sumber:okezone.com

Rabu, 30 Januari 2013

Hal Yang Membuat Sperma Berkualitas Agar Istri Cepat Hamil Punya Anak

Berita Terkini Terbaru - Hal Yang Membuat Sperma Berkualitas Agar Istri Cepat Hamil Punya Anak - Berita hot hari iniHal Yang Membuat Sperma Berkualitas Agar Istri Cepat Hamil Punya Anak - SEBELUM menggunakan metode perawatan dengan biaya tinggi. Ada banyak tip yang bisa Anda jalani untuk menjaga kesehatan dan kesuburan organ reproduksi Anda. Berikut ulasannya.

Ada banyak perawatan kesuburan yang bisa Anda lakukan tanpa mengeluarkan biaya apa pun. Yang Anda butuhkan hanyalah komitmen untuk menjaga gaya hidup sehat dan melakukan tip ini untuk membantu menjaga kesehatan dan kesuburan Anda, demikian yang dilansir Healthmeup.

-Pertama-tama, mari kita memahami kesuburan pria dan penyebabnya. Seorang pria harus memiliki setidaknya 40 juta sperma per ejakulasi. Lebih dari 40 persen pasangan tidak mampu untuk hamil karena memiliki masalah dengan sperma pasangannya. Sebuah analisis sperma akan mengevaluasi kualitas kesuburan sperma laki-laki. Penurunan sperma terkait dengan berbagai kondisi, seperti tugas berat, bersepeda, celana terlalu ketat, tekanan kinerja atau paparan ekstrem panas.

- Pentingnya diet makanan. Salah satu kebutuhan yang diperlukan untuk menjaga kesuburan adalah dengan tercukupinya vitamin A, E dan C, serta selenium dan seng. Zinc, bisa Anda temukan dalam tiram, yang penting dalam produksi testosteron. Hal ini juga membantu dalam mempertahankan volume air mani dan menjaga sperma dalam keadaan sehat.

- Massa indeks tubuh yang kurang dari 20 dapat menyebabkan infertilitas pria, sedangkan setiap massa indeks di atas 25 dapat mengurangi jumlah sperma laki-laki sebesar 22 persen. Perlu diingat bahwa dengan berat badan idela menjadi salah satu ukuran status kesehatan seseorang. Diet sehat dikombinasikan dengan olahraga rutin minimal 30 menit setiap hari membantu dalam mencapai tujuan berat badan yang sehat dan menjaga sperma Anda dalam keadaan sehat.

Minggu, 13 Januari 2013

Agar Istri Cepat Hamil, Triknya Jika Ingin Punya Sperma Berlimpah

Berita Terkini Terbaru - Agar Istri Cepat Hamil, Triknya Jika Ingin Punya Sperma Berlimpah - Berita hot hari iniAgar Istri Cepat Hamil, Triknya Jika Ingin Punya Sperma Berlimpah - Urusan stamina bukanlah satu-satunya yang menjadi perhatian pria jika menyangkut urusan ranjang. Masalah kesuburan juga bisa membikin pening, apalagi buat pasangan yang tak sabar ingin menimang momongan. Sayangnya, kesuburan pria terus menurun seiring pertambahan usia.

Kesuburan pria bisa diukur dari jumlah, kualitas dan pergerakan spermanya. Salah satu cara untuk memastikan tingkat kesuburan pria, spermanya harus banyak. Sebab kalau masalah kualitas, rata-rata pria pada usia 20 - 40 tahun mutu spermanya sama.

Seperti dilansir Men's Health, Jumat (11/1/2013), ada beberapa hal yang bisa dilakukan agar jumlah sperma pria tetap tinggi, yaitu:

1. Hindari memangku laptop
Testis terletak jauh dari pusat tubuh karena dimaksudkan terhindar dari panas tubuh. Spema memang rentan rusak jika terkena panas. Sebuah penelitian di AS menemukan bahwa pria yang menggunakan laptop dengan cara dipangku testisnya mengalami kenaikan suhu sebesar 2,8 derajat Celcius dalam waktu 15 menit.

Penelitian lain yang dimuat jurnal Human Reproduction menunjukkan bahwa perubahan suhu dapat membuat sperma mengalami mutasi dan menyebabkan kerusakan permanen pada kesuburan pria.

2. Hindari polusi
Orang yang tinggal dan bekerja di perkotaan sangat rentan terpapar asap polusi. Sebuah pengujian yang dilakukan di University of Southern California menemukan bahwa kualitas udara yang buruk akan menurunkan jumlah sperma secara langsung. Untuk menghindari paparan polusi, ada baiknya mengenakan masker.

3. Pilih makanan organik
Penelitian menemukan bahwa petani organik dan buruh tani memiliki jumlah sperma 2 kali lipat lebih banyak ketimbang petani yang terpapar pestisida. Ternyata, racun pestisida dapat merusak sperma.

4. Perbanyak bercinta
Berhubungan seks 3 kali seminggu atau lebih dapat meningkatkan kualitas sperma sebesar 12%. Pandangan yang menyatakan bahwa berpantang seks dapat meningkatkan volume sperma adalah anggapan yang sesat karena hal itu malah dapat meningkatkan kerusakan DNA sperma.

5. Jauhi rokok
Merokok secara teratur akan menurunkan jumlah sperma dan volume cairan mani. Tak hanya itu, obat-obatan berbahaya seperti heroin dan kokain akan menurunkan jumlah, mengurangi kelincahan dan membuat sperma berbentuk tidak normal sehingga meningkatkan risiko keguguran.

6. Minum suplemen
Pria yang memiliki jumlah sperma rendah seringkali mengalami kekurangan seng, selenium, mangan, vitamin A, C, dan E dalam tubuhnya. Tidak ada salahnya meminum suplemen atau multivitamin untuk mendongkrak jumlah sperma. Penelitian menunjukkan bahwa ketika seorang pria menambah asupan seleniumnya, sperma yang dihasilkan lebih banyak.

7. Minum vitamin C
Membuang minuman keras dan menggantinya dengan jus jeruk juga dapat memperbanyak produksi sperma. Para ilmuwan di Penn State University di Amerika Serikat menemukan bahwa pria yang mengkonsumsi 500 mg vitamin C sebanyak 2 kali sehari atau setara dengan 4 gelas jus segar mengalami penurunan sperma cacat dari 20% menjadi 11%.

Selasa, 25 Desember 2012

Syarat Sperma Sehat Agar Pasangan Cepat Hamil

Syarat Sperma Sehat Agar Pasangan Cepat Hamil - Zaman dulu, seorang laki-laki dianggap jantan jika berhasil memiliki banyak anak. 'Tokcer', begitulah sebutan bagi laki-laki yang rajin menambah jumlah anggota keluarganya. Tentunya rahasia di balik kejantanan bapak-bapak ini adalah sperma yang sehat dan berkualitas. Apa saja sih syarat-syarat sperma yang sehat itu?

"Ada batas minimal jumlahnya agar dapat membuahi sel telur. Maka untuk mengetahui sehat tidaknya sperma harus lewat pemeriksaan laboratorium. Secara kasat mata, kalau warnanya hijau, itu pertanda adanya infeksi," kata dr Ponco Birowo, spesialis urologi dari RSCM kepada detikHealth seperti ditulis, Rabu (12/12/2012).

Dr Ponco memaparkan syarat-syarat sperma yang sehat itu antara lain:

1. Minimal terkandung 15 juta sel sperma dalam 1 cc air mani
2. Sebanyak 40 - 50 persen sel spermnya harus aktif bergerak
3. Sperma yang memiliki bentuk normal, yaitu memiliki kepala oval dan ekor lengkap minimal sebanyak 4 persen dari keseluruhan sperma

"Untuk menjaga kesehatan sperma, perlu diperhatikan gaya hidupnya, jangan merokok, jangan memakai celana dalam yang terlalu ketat serta jangan memangku laptop," kata dr Ponco.

Selasa, 18 Desember 2012

Tips Menghasilkan Sperma Yang Sehat Agar Cepat Hamil

Walau terlihat sepele, memangku laptop dapat merusak sperma karena panas yang dihasilkannya bisa sampai ke testis. Testis sendiri terletak pada bagian yang cukup jauh dari organ bagian dalam atau pusat tubuh karena sangat rentan terhadap panas. Oleh karena itu, dr Ponco mewanti-wanti para laki-laki yang bekerja di tempat yang panas, misalnya koki, untuk berhati-hati menjaga kesuburannya.

Menanggapi mitos adanya beberapa makanan yang diyakini dapat menambah jumlah atau kelincahan sperma seperti tauge, dr Ponco menerangkan mungkin kandungan vitamin E dan antioksidan di dalamnya yang menghasilkan efek positif. Tapi untuk jenis makanan tertentu, belum ada penelitan yang dapat membuktikan khasiatnya.

"Ada juga obat-obatan yang dapat mempengaruhi sperma, bisa berakibat baik atau buruk. Yang berakibat baik misalnya antioksidan dan vitamin. Kalau yang berakibat buruk ya seperti narkoba, mariyuana dan sejenisnya. Memang ada beberapa jenis obat tertentu, tapi masih perlu diteliti lebih lanjut," ungkap dr Ponco.

Untuk menghasilkan sperma yang sehat, beberapa hal yang dapat dilakukan adalah sebagai berkut:

- Mengkonsumsi multivitamin, terutama vitamin E dan antioksidan yang penting untuk fungsi dan produksi sperma
- Hindari stres yang bisa menurunkan fungsi seksual
- Rutin berlahraga atau aktivitas fisik lainnya untuk meningkatkan stamina
- Perhatikan berat badan. Kegemukan dapat mengganggu produksi hormon reproduksi dan menurunkan kualitas sperma
- Hindari rokok, alkohol dan narkoba
- Usahakan agar testis tidak terpapar panas secara langsung, misalnya lewat memangku laptop atau mandi sauna dan air hangat

Selasa, 27 November 2012

Siklus Kehidupan Sperma Seumur Hidup

Cara Cepat Hamil : Siklus Kehidupan Sperma Seumur Hidup - Seperti halnya kondisi kesehatan dan organ fisik lainnya, sperma juga mengalami perubahan kualitas seiring bertambahnya usia. Sperma pria yang berusia 60 tahun kualitasnya tidak akan sebagus pada pria yang berusia 20 tahun, begitu pula jumlah sperma yang dihasilkan.


Peneliti telah berhasil mengamati siklus perubahan tersebut dan mendaftar berbagai risiko yang diakibatkan serta bagaimana cara mengatasinya. Mengetahui perubahan ini akan membuat para pria lebih menjaga investasi masa depannya dan mempertimbangkan waktu yang tepat untuk memiliki keturunan.

Seperti dikutip dari Menshealth, Selasa (13/11/2012), berikut adalah daur hidup sperma seumur hidup:

1. Usia Remaja
Sebelum mencapai usia 14 tahun, bayi belum sanggup menghasilkan sperma yang cukup matang untuk membuahi sel telur. Saat remaja, sperma juga belum begitu bagus untuk membuahi sel telur sehingga meningkatkan kemungkinan cacat lahir dan kerusakan DNA pada setiap keturunan.

2. Usia 20-an tahun
Pada usia ini, pria memiliki jumlah sperma paling banyak dibanding usia-usia lainnya. Mayoritas sperma ini sudah siap bertempur dengan sel sperma lain untuk berlomba-lomba membuahi sel telur. Kemungkinan terjadinya cacat lahir berada pada titik terendah saat usia ini.

Jika ingin menjaga kesehatan sperma, usia-usia ini adalah saat yang tepat agar tetap bugar. Pria berusia 20-an tahun yang melakukan olahraga secara rutin 70 persen lebih kecil kemungkinannya menderita disfungsi ereksi di kemudian hari.

3. Usia 30-an
Pada saat masuk umur 30 tahun, kadar testosteron mulai turun. Akibatnya, tubuh pria menghasilkan sperma lebih sedikit dan ereksinya juga lebih lemah. Pria berusia di atas 35 tahun memiliki kemungkinan menjadi mandul 2 kali lebih besar dibandingkan saat berusia 25 tahun.

Selain itu, ada juga peningkatan risiko kerusakan DNA sperma secara signifikan dan mengarah pada gangguan kesehatan yang akan dialami keturunannya. Meningkatkan kualitas sperma sampai 74 persen dapat dilakukan dengan cara menghindari produk kedelai dan makan makanan kaya Zinc seperti tiram.

4. Usia 40-an tahun
Kelincahan sperma terus mengalami penurunan sebesar 0,7 persen setiap tahun sejak usia 20-an, sedangkan jumlah sperma yang mulai tak cakap berenang untuk dapat menuju sel telur juga meningkat 3,1 persen per tahun.

Ini artinya bahwa kemungkinan membuahi sel telur akan terasa lebih sulit meskipun belum menjadi mustahil. Untungnya, vitamin B-12 dengan dosis 1000 mcg setiap hari dapat meningkatkan kelincahan pergerakan sperma beserta jumlahnya.

5. Usia 50-an tahun
Menurut sebuah penelitian yang dilakukan Universitas New York, kemungkinan memiliki keturunan yang mengidap cacat lahir karena DNA-nya rusak meningkat 3 kali lipat pada usia ini. Sebanyak 1 dari 47 anak yang lahir dari ayah berusia 50 tahun mengidap beberapa macam kecacatan.

Untuk menurunkan peluang terjadinya kerusakan DNA, hindari obat anti depresan seperti Prozac. Sebuah penelitian yang dilakukan Cornell Medical Center telah menunjukkan bahwa obat ini menyebabkan kerusakan sperma sebesar 30 persen. Makanan yang kaya akan folat seperti sereal dapat mencegah cacat lahir.

6. Usia 60-an tahun
85 Persen dari sperma pria pada usia ini secara klinis sudah abnormal. Tak hanya itu, penurunan hormon juga membuat para pria tua lebih suka mendekap guling dan menyeruput susu hangat saat menjelang tidur.
 
Fashion Trend © 2011 | All Rights Reserved | About | Privacy Policy | Contact | Sitemap