Sabtu, 28 April 2012

Tips Pintar Menjadi Pribadi yang Disukai


Tips Pintar Menjadi Pribadi yang Disukai ~ Ingin menjadi pribadi yang disukai…? Gampang.. Anda Nggak perlu ngeluarin duit, Anda Nggak mesti Cakep, he he he… Jadi setiap orang bisa bisa aja..! Milikilah 10 kualitas pribadi yang disukai yang dikutip dari KARTU PINTAR produksi VISI VICTORY, Bandung berikut :

10 Tips Pintar Menjadi Pribadi yang Disukai yakni :

1. Ketulusan
Menempati peringkat pertama sebagai sifat yang paling disukai oleh semua orang. Ketulusan membuat orang lain merasa aman dan dihargai, karena yakin tidak akan dibodohi atau dibohongi. Orang yang tulus selalu mengatakan kebenaran, tidak suka mengada-ada, pura-pura, mencari-cari alasan atau memutarbalikkan fakta. Prinsipnya “Ya diatas Ya dan Tidak diatas Tidak”. Tentu akan lebih ideal bila ketulusan yang selembut merpati itu diimbangi dengan kecerdikan seekor ular. Dengan begitu ketulusan tidak menjadi keluguan yang bisa merugikan diri sendiri.
2. Berbeda dengan rendah diri yang merupakan kelemahan, kerendahan hati justru mengungkapkan kekuatan.
Hanya orang yang kuat jiwanya yang bisa bersikap rendah hati. Ia seperti padi yang semakin berisi semakin menunduk.Orang yang rendah hati bisa mengakui dan menghargai keunggulan orang lain.Ia bisa membuat orang yang diatasnya merasa oke dan membuat orang yang dibawahnya tidak merasa minder.

3. Kesetiaan
Sudah menjadi barang langka dan sangat tinggi harganya.Orang yang setia selalu bisa dipercaya dan diandalkan. Dia selalu menepati janjinya, mempunyai komitmen yang kuat, rela berkorban dan tidak suka berkhianat.

4. Orang yang bersikap positif
Selalu berusaha melihat segala sesuatu dari kacamata positif, bahkan dalam situasi yang buruk sekalipun. Dia lebih suka membicarakan kebaikan daripada keputusasaan, lebih suka mencari solusi. Dia selalu berusaha memahami dan mengerti orang lain daripada frustasi, lebih suka memuji daripada mengecam, dsb.

5. Karena tidak semua orang dikaruniai temperamen ceria, maka keceriaan tidak harus diartikan ekspresi wajah dan tubuh, tapi sikap hati.
Orang yang ceria adalah orang yang bisa menikmati hidup, tidak suka mengeluh dan selalu berusaha meraih kegembiraan. Dia bisa mentertawakan situasi orang lain, juga dirinya sendiri. Dia punya potensi untuk menghibur dan mendorong semangat orang lain.

6. Orang yang bertanggung jawab
Akan melaksanakan kewajibannya dengan sungguh-sungguh. Kalau melakukan kesalahan, dia berani mengakuinya. Ketika mengalami kegagalan, dia tidak akan mencari kambing hitam untuk disalahkan, bahkan kalau dia merasa kecewa dan sakit hati, dia tidak akan menyalahkan siapapun. Dia menyadari bahwa dirinya sendirilah yang bertanggung jawab atas apapun yang dialami dan dirasakannya.

7. Rasa percaya diri
Memungkinkan seseorang menerima dirinya sebagaimana adanya, menghargai dirinya dan menghargai orang lain.  Orang yang percaya diri mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan dan situasi yang baru.Dia tahu apa yang harus dilakukannya dan melakukannya dengan baik.

8. Kebesaran jiwa
Dapat dilihat dari kemampuan seseorang memaafkan orang lain. Orang yang berjiwa besar tidak membiarkan dirinya dikuasai oleh rasa benci dan permusuhan. Ketika menghadapi masa-masa sukar dia tetap tegar, tidak membiarkan dirinya hanyut dalam kesedihan dan keputusasaan.

9. Orang-orang yang “Easy Going” menganggap hidup ini ringan.
Dia tidak suka membesar-besarkan masalah kecil. Bahkan berusaha mengecilkan masalah-masalah besar. Dia tidak suka mengungkit masa lalu dan tidak mau khawatir dengan masa depan. Dia tidak mau pusing dan stress dengan masalah-masalah yang berada diluar kontrolnya.

10. Empati
Adalah sifat yang sangat mengagumkan. Orang yang berempati bukan saja pendengar yang baik, tapi juga bisa menempatkan diri pada posisi orang lain. Ketika terjadi konflik dia selalu mencari jalan keluar terbaik bagi kedua belah pihak, tidak suka memaksakan pendapat dan kehendaknya sendiri. Dia selalu berusaha memahami dan mengerti orang lain.

Jumat, 27 April 2012

Teori Motivasi

Teori mengenai motivasi atau kebutuhan manusia selama ini mungkin yang lebih Anda kenal adalah teori dari Abraham Maslow dengan hierarki kebutuhannya.

Tapi, sebenarnya ada banyak para ahli dengan pendapat mereka masing-masing tentang teori motivasi, termasuk David McClelland.

Menurut Mclelland, ada tiga hal yang melatar belakangi motivasi seseorang:

1. The Need for Achievement (n-ach) – Kebutuhan akan Prestasi / Pencapaian

Kebutuhan akan prestasi adalah kebutuhan seseorang untuk memiliki pencapaian signifikan, menguasai berbagai keahlian, atau memiliki standar yang tinggi. Orang yang memiliki n-ach tinggi biasanya selalu ingin menghadapi tantangan baru dan mencari tingkat kebebasan yang tinggi.

Sebab-sebab seseorang memiliki n-ach yang tinggi di antaranya adalah pujian dan imbalan akan kesuksesan yang dicapai, perasaan positif yang timbul dari prestasi, dan keinginan untuk menghadapi tantangan.

Tentunya imbalan yang paling memuaskan bagi mereka adalah pengakuan dari masyarakat.

2. The Need for Authority and Power (n-pow) – Kebutuhan akan Kekuasaan

Kebutuhan ini didasari oleh keinginan seseorang untuk mengatur atau memimpin orang lain. Menurut Mclelland, ada dua jenis kebutuhan akan kekuasaan, yaitu pribadi dan sosial.

Contoh dari kekuasaan pribadi adalah seorang pemimpin perusahaan yang mencari posisi lebih tinggi agar bisa mengatur orang lain dan mengarahkan ke mana perusahaannya akan bergerak. Sedangkan kekuasaan sosial adalah kekuasaan yang misalnya dimiliki oleh pemimpin seperti Nelson Mandela, yang memiliki kekuasaan dan menggunakan kekuasaannya tersebut untuk kepentingan sosial, seperti misalnya perdamaian.

3. The Need for Affiliation (n-affil) – Kebutuhan akan Afiliasi / Keanggotaan

Kebutuhan ini adalah kebutuhan yang didasari oleh keinginan untuk mendapatkan atau menjalankan hubungan yang baik dengan orang lain. Orang merasa ingin disukai dan diterima oleh sesamanya.

McClelland mengatakan bahwa kebutuhan yang kuat akan afiliasi akan mencampuri objektifitas seseorang. Sebab, jika ia merasa ingin disukai, maka ia akan melakukan apapun agar orang lain suka akan keputusannya.

Sedangkan, sebab-sebab n-affil dari seseorang bisa bermacam-macam, dan salah satu contohnya bisa Anda lihat dari tragedi 11 September di Amerika Serikat. Setelah kejadian tersebut, banyak orang-orang Amerika yang melupakan kepentingan mereka dan memilih untuk bersatu sehingga mereka memiliki rasa aman.

Kebutuhan Dasar Emosional Anak


Kebutuhan Dasar Emosional Anak ~ Seperti apapun anak anda, ia memiliki kebutuhan emosional yang mempengaruhi sebagian besar tingkah lakunya. Misalnya, pada tingkatan yang sederhana, kebutuhan untuk merasa di sayangi membuatnya mendambakan pelukan dan rasa aman dari anda. Pada tingkatan yang lebih dalam, kebutuhan untuk merasa dihargai membuatnya memamerkan prestasinya di hadapan orang lain.

Tantangan anda adalah memahami kebutuhan emosional anak anda. Berikut ini ada beberapa kebutuhan dasar emosional anak yang harus sama-sama kita ketahui :
1. DICINTAI. Manusia adalah mahluk sosial. Kita sangat bergantung pada hubungan sosial, terutama ikatan kasih sayang antara seorang anak dengan orang tua atau pengasuhnya. Anak anda perlu dicintai dan merasa di cintai.

2. DIHARGAI. Anak anda akan berkembang dengan optimal jika tahu bahwa anda menganggapnya sebagai anak yang istimewa. Ia ingin anda bangga atas prestasinya dan juga menghargainya sebagai dirinya sendiri. Pujian dan perhatian akan membuatnya bahagia.

3. MERASA AMAN. Seorang anak akan tidak merasa aman akan menjadi anak yang tidak tenang dan selalu hawatir. Ia perlu merasa bahwa tidak ada bahaya yang menantinya sehingga ia bisa hidup dari hari ke hari tanpa harus merasa takut.

4. MENDAPATKAN STABILITAS. Anak membutuhkan struktur dan stabilitas dalam hidupnya. Rutinitas yang bisa ditebak dengan batasan dan peraturan yang keras mengenai tingkah lakunya akan memuaskan kebutuhannya.

5. MERASA KOMPETEN. Anak perlu merasa bahwa ia mampu dan bisa menghadapi tantangan sehari-hari. Keyakinan mengenai kemampuannya akan mempercepat kemajuan.

6. MENGOPTIMALKAN POTENSINYA. Bagian tak terpisahkan dari perkembangan anak adalah kebutuhan mengekspresikan bakat dan kemampuannya agar bisa mencapai potensinya secara maksimal. Kebutuhan emosional ini mendorongnya untuk mencoba hal-hal baru.

Itulah diantara kebutuhan dasar emosional anak yang patut sama-sama kita perhatikan, agar anak-anak kita bisa menjadi pribadi yang kuat ketika dewasa.

Kamis, 26 April 2012

Cara menghalau rasa sedih dari pikiran anda


Cara menghalau rasa sedih dari pikiran anda merupakan postingan yang saya buat khusus buat sobat saya yang beberapa waktu yang lalu bertanya seputar rasa sedih. Ada perkataan yang saya kutip dari buku karangan dale Carnegie, kata yang sangat baik sekali menurut saya dan sangat mengena kepada setiap individu yang dilanda kesedihan dan kehawatiran, inilah kalimat itu :

“ Orang tidak akan mudah jadi sedih bila ia sedang sibuk mengerjakan sesuatu yang memerlukan pikiran”.
Mengapa hal sederhana diatas saya anggap memiliki efek yang sangat berarti dan mujarab ? yakni tetap sibuk dapat menghalau kekuatiran, sebab ada hukumnyaDan salah satu hokum yang paling mendasar yang pernah di kemukakan psikologi. Hukum tersebut adalah bahwa pikiran manusia betapapun cerdasnya, sama sekali tidak mungkin bisa memikirkan lebih dari satu hal pada satu saat tertentu. Anda belum yakin? Baiklah, mari kita adakan percobaan…misalnya sekarang anda sedang duduk santai, kemudian anda banyangkan bentuk monas Jakarta dan raut muka presiden kita, nah coba secara bersamaan. Bisa ? he he..pastilah anda memikirkannya secara bergantian, benar bukan?

Bila kita tidak sibuk, pikiran kita akan menjadi hampa. Setiap mahasiswa ilmu alam tahu bahwa “ alam tidak menyukai kehampaan”. Seperti yang kita lihat pada bola lampu, ketika kita lubangi sedikit saja lampu tersebut, maka seketika itu juga udara masuk dan matilah lampu itu.


James L. Mursell, Profesor pendidikan di Teachers College, Colombia, beliau berkata 
“ kesedihan hati biasanya mengalau pikiran anda bukan pada saat anda mengerjakan sesuatu..”. 
Bagaimana menghalau rasa sedih dari pikiran anda ? Cukuplah kesibukan itu akan membuat hati kita tercurahkan untuk kesibukan itu, jadi..katakan no pada sang sedih.

Cara Menghargai Diri Sendiri


Tips Pintar Menghargai Diri Sendiri ~ Terkadang kita bosan atau pernah merasa jenuh dengan diri sendiri. Terkadang saya juga berpikir dan merasakan kejenuhan. Hal ini terjadi mungkin karena terlalu bosan dengan apa yang kita jalani dan lalui sekarang. Pagi sampe sore/malam kerja, pulang kerja capek, ngantuk, mandi, tidur. Keesokan harinya sama seperti itu. Bahkan weekend pun harus lemburan kantor. Wah capek banget.

Selain menghargai diri sendiri dengan bersyukur kepada Tuhan atas apa yang IA berikan, tapi kita sebagai manusia ada saatnya stuck dan merasa benar benar bosan dengan diri sendiri. Nah untuk mengakali kebosanan itu, mungkin ada baiknya dibaca deh Tips Pintar Menghargai Diri Sendiri berikut ini :

1. Sediakan Waktu.
Menyediakan waktu untuk diri sendiri akan membuat pikiran segar kembali. Bahkan, menyediakan lima menit hanya untuk menutup mata dan memfokuskan pikiran dapat membantu Anda merasa lebih baik. Namun, akan lebih baik bila Anda bisa menyediakan waktu yang lebih banyak untuk memfokuskan pikiran pada diri sendiri dan apa yang perlu dilakukan.

2. Lakukan Sesuatu Yang Baik Untuk Tubuh.
Cobalah berendam di air panas yang dicampur garam atau mintalah seseorang untuk memeluk. Bisa juga cobalah berdiri dan lakukan peregangan. Buatlah diri sendiri merasa nyaman.
 
3. Buat Diri Sendiri Merasa Nyaman.
Misalnya dengan menelepon teman atau minum teh hangat, tidur dengan bantal dan selimut yang nyaman, menulis buku harian, makan sesuatu yang disukai, mencium bau minyak aromaterapi seperti vanila, lavender, dan lain-lain. Pokoknya yang membuat diri kalian nyaman.

4. Pergi Ke Dunia Lain.
Maksudnya bukan benar-benar pegi ke dunia lain. Tapi melakukan hal-hal lain yang rileks. Seperti : membaca buku, menonton film atau biarkan pikiran mengalir ke mana pun ia pergi.
 
5. Melakukan Sesuatu Yang Konyol.
Ini akan membawa keluar jiwa anak-anak yang ada dalam kepribadian kita dan memberi perasaan bahagia. Misalnya bermain busa sabun, membuat kue, mengamati awan dan mereka-reka bentuknya, serta bermain dengan hewan peliharaan.
 
6. Cuti Sehari.
Apalagi bila Anda sudah merasa jenuh dengan pekerjaan sehari-hari. Ambil cuti sehari dan lakukan apa pun yang ingin dilakukan seharian penuh. Ini lebih baik daripada sehari di akhir pekan.
7. Jalan-Jalan Di Alam Terbuka.
Kadang kita lupa memperhatikan dunia yang terbentang di sekitar. Mengamati alam akan membuat kita merasa lebih enak dan kalem. Berjalanlah di taman. Amati dan pandanglah pohon, rumput, langit, kemudian bernapaslah.
 
8. Melakukan Sesuatu Yang Sudah Lama Ingin Anda Kerjakan.
Mengapa menundanya lagi? Lekas kerjakan dan Anda akan merasa lebih baik.

 
Fashion Trend © 2011 | All Rights Reserved | About | Privacy Policy | Contact | Sitemap