Minggu, 10 April 2011

Cara Memilih Parfum Yang Benar, Jajal di Belakang Telinga

Meski parfum yang dipilih bermerk terkenal dan harum, bisa jadi saat parfum digunakan menimbulkan gatal pada kulit serta kemerahan kulit. Selain kemungkinan parfum yang dibeli palsu, bisa jadi memang bahan yang terkandung dalam parfum itu membuat alergi maupun iritasi.



Lalu, bagaimana cara memilih parfum yang benar?
Menurut dr Marina Haroen SpKK nih, sepintas (terutama dari segi bau) hampir tak bisa dibedakan antara parfum yang asli dan yang palsu. Prinsipnya, parfum terbuat dari bahan alkohol, air, serta fragrance yang aman dan tentu sudah diuji secara klinis. Juga, asam stearat yang merupakan bahan tambahan agar bau lebih awet.

“Alkohol dan air tidak membahayakan. Artinya, dua bahan tersebut bukan alergen (pencetus alergi) serta iritan (yang bersifat iritasi),” ujar spesialis kulit kelamin dari RSAL dr Ramelan Surabaya itu.

Artinya, hanya bahan fragrance yang biasanya membuat seseorang mengalami dermatitis kontak iritan atau dermatitis kontak alergi. Marina mengatakan, alergi hanya terjadi pada orang-orang tertentu. Sedangkan iritasi, hampir semua orang bisa mengalaminya.

Tanda-tanda iritasi, kulit terasa panas dan gatal serta berwarna kemerahan seperti terbakar. Dalam kondisi parah, sampai timbul bulla (lepuh) yang memunculkan luka, bahkan berlanjut ke infeksi.

Karena itu, mencoba parfum sebelum membeli adalah hal yang sangat disarankan. Namun, saat mencoba parfum, jangan disemprotkan ke area kulit yang terlihat. Termasuk, kulit tangan atau siku bagian dalam. Lebih baik tes di belakang telinga saja. Karena jika seandainya muncul iritasi, tidak akan terlihat dan penampilan tak akan terganggu.

Bila aroma daripada parfum tersebut membuat Anda tidak nyaman, memicu sakit kepala, migrain, bahkan sesak napas, segera hentikan pemakaiannya!

0 komentar:

Posting Komentar

 
Fashion Trend © 2011 | All Rights Reserved | About | Privacy Policy | Contact | Sitemap